Bagi seorang mahasiswa, pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah magang atau yang biasa disebut dengan internship. Biasanya program ini diselenggarakan oleh pihak kampus untuk mahasiswa yang sudah semester akhir, sebelum lulus kuliah. Kegiatan magang ini tentunya akan bermanfaat untuk mahasiswa, karena bisa digunakan untuk meningkatkan kompetensi lulusan dalam memasuki dunia kerja dimasa akan datang. Hal ini yang mendasari Program Studi Manajemen Universitas Ahmad Dahlan menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Santika, Jalan Jenderal Sudirman, Kemantren Jetis, Yogya, Kamis (24/06/2021).

Selain dihadari oleh dosen-dosen Program Studi Manajemen, FGD ini juga menghadirkan narasumber Jamaludin Joyoadiksumo (Direktur Dana Pensiun Muhammadiyah) Hery Gunawan Muhammad SIP ME CES (Manager FAC Sekuritas Cabang Yogyakarta), Dian Mitra Widiansah SKom MBA (Founder dan Product Manager Inolaps). Selain itu juga menghadirkan narasumber Iwan Wahyu Jasmoko (Bank Syariah Indonesia), Irfan Noor Riza (Kepala Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Yogyakarta), Jefree Fahana ST MSc (Sekretaris Lazismu DIY). Kegiatan dibuka oleh Dr. Salamatun Asakdiyah, M.Si, dalam sambutannya dekan FEB-UAD tersebut menekankan program magang haruslah bersinergi dunia kampus dengan dunia kerja.

Sedangkan menurut Dyah Fitriani, S.E., M.M selaku Kaprodi Manajemen UAD menyebutkan, ada 4 program kegiatan prioritas Pertama, meninjau kurikulum berbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Bagaimana konten dan silabusnya. Kedua, Evaluasi Entreprenuer kurikulum berbasis Learning Outcome (ELO). Ketiga, model magang selama 6 bulan setara 20 SKS. Keempat, membangun model proyek kemanusiaan dan proyek desa. (ya)

 

Tags: ,