Upaya bangkit dari keterpurukan  akibat pandemi menjadi tema HUT RI ke-77. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Ahmad Dhalan (UAD) berupaya memberikan solusi dengan mendirikan koperasi multiguna berbasis syariah bekerja sama dengan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Banjarharjo di Kalibawang, Kulonprogo.

Dr. Muhammad Hamdi SE MBA, Dosen Pengantar Manajemen  pada memberikan pengantar pada Workshop Pembentukan Koperasi. Workshop ini diikuti oleh seluruh calon Pimpinan Ranting Muhammadiyah Banjarharjo dan Mitra. Menurut  Muhammad Hamdi, Sabtu (20/8), baik Moderator Koperasi Nasional maupun Dosen UAD Bagus Gumelar SE MM akan berbagi pemahaman tentang ciri-ciri khusus koperasi dan dinamika yang sering mereka hadapi sehari-hari. Mengelola koperasi manajemen yang baik tidak harus sulit. Yang dibutuhkan hanyalah kesabaran dan kejujuran dalam mengikuti sistem dan prosedur. Misalnya, banyak koperasi yang tumbuh melalui manajemen yang baik, tetapi banyak juga yang hilang karena ketidakjujuran operasional. Workshop kemudian ditutup dengan janji untuk melaksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL). Ada dua RTL yang mewakili komitmen bersama. Yakni pertama, tindak lanjut dengan memproses legalitas koperasi oleh notaris yang telah memiliki akta NPAK, serta menyusun dan mensimulasikan penerapan standar  simpan pinjam berbasis syariah. (va)