Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ahmad Dahlan berhasil melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) bersama dua Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) lain. Yakni, Universitas Muhammadiyah Jember dan Universitas Muhammadiyah Gresik. Perjanjian ini ditandatangani oleh Dr. Salamatun Asakdiyah M.Si (Dekan FEB-UAD), Maheni Ikasari S.E., M.M (Dekan FEB Universitas Muhammadiyah Jember) dan Dr. Tumirin M.Si (Dekan FEB Universitas Muhammadiyah Gresik). Perjanjian yang dilaksanakan di ruang Amphiteater Kampus 4 UAD pada Jum’at (25-06-2022). Kegiatan ini juga dihadiri oleh ketiga rektor dari tiap universitas.

Dalam sambutannya, Dr. Muchlas M.T menyampaikan bahwa kerja sama Merdeka Belajar Kampus Merdeka atau MBKM sebuah keniscayaan.

“Selama pandemi covid-19, terjadi learning loss atau kehilangan pembelajaran” Ujarnya.

Karena semasa pandemi ini, terjadi kehilangan pembelajaran baik itu di tingkat sekolah dasar, menengah, atas bahkan perguruan tinggi. Hal tersebut merupakan dampak dari pembelajaran jarak jauh yang dilakukan semasa pandemi. Adanya Merdeka Belajar Kampus Merdeka harus disikapi dengan kreatif dan inovatif.

“Kami berharap MoU, MoA semoga terealisasi dengan program MBKM. Ini kerja sama yang baik bersama-sama untuk terus maju,” Ujarnya.

Sementara itu, Dr. Eko Budi Leksono S.T., M.T (Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik) menyampaikan dalam sambutannya bahwa berkolaborasi sangat penting antar perguruan tinggi dengan tujuan untung berkembang dan maju bersama. Dilanjutkan dengan sambutan Dr. Salamatun Asakdiyah M.Si  yang menyampaikan bahwa MoU dan MoA antara dua lembaga tersebut meliputi caturdarma yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta Al-Islam Kemuhammadiyahan.

“Kedua PTM dengan FEB UAD untuk saling bekerjasama, berkolaborasi, dan bersinergi. Baik itu dosen maupun mahasiswanya” Ujar Dr. Salamatun Asakdiyah M.Si. (Klsm)